Ada Apa Dengan Ikan Bakar di Loang Baloq

  • Bagikan

Menikmati Indahnya pantai di malam Hari,melihat debur ombak dan melihat bintang yang tampak indah bersinar, “Loang Balok” Tempat ini indah dan pasti bakalan menjadi tempat untuk berkumpul dengan teman dan keluarga,tempatnya yang sangat Strategis…

Saya tertarik mengambil tema Ikan Bakar Ibu Yati, Ibu Yati dan sang Suami telah berjualan selama 2 Tahun,ibu Yati yang berumur 48 tahun dan Sang Suami bernama Udin berumur 53 thun yang mempunyai 4 orang anak yang anak pertama bernama Sulis,Anak kedua bernama Rizky,Yang anak ke tiga Astuti dan anak yang terakhir bernama Aksi Ramdani..
Tempat tinggal mereka yang tidak jauh dengan lokasi usahanya yang beralamat Mapak Indah RT.2 , Jempong Baru…

Sang Suami Udin dan Ibu Yati yang membuka usaha Warung Ikan Bakar tepatnya dipinggiran Jln Loang Balok, Yang menu Makanannya ada Pelecing,Terong Bakar,dan Ada jenis Ikan Bakar seperti Ikan Tongkol,Baronang,Kerapu dan Cumi,Meskipun banyak pesaing yang berjualan, Bu Yati tidak pernah patah semangat untuk berjualan,karena baginya cara mengatasi pesaingan dengan cara Meningkatkan Kwalitas Rasa Makanannya…

Dengan didirikan usahanya mereka merasa bahagia, bisa membiayai pendidikan anaknya dan keuangan keluarga kecilnya,disamping itu semua ibu Yati dan suaminya memiliki tanggungan,untuk menyetor di PNM,mereka meminjam Rp.3.000.000; yang tiap Minggunya harus membayar Rp.75.000 dalam jangka waktu 1 Tahun,
karena kalau tidak meminjam usaha nya tidak akan jalan ucapnya…
Dalam membuka usahanya ibu Yati memiliki karyawan untuk membantunya berjualan yang bernama Robiah..
Yang digaji tiap bulan Rp. 900.000;..
Yang beroperasi dari Jam 15:00-12:00…
Penghasilan ibu Yati sehari bisa mencapai Rp.1.000.000; tetapi jika sepi Rp400.000-500.000; ..
Alhamdulillah usaha ibu Yati masih berdiri sampai saat ini…
Berkah dalam hidupnya adalah bisa mensyukuri apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita, anak dan suaminya…

Evi Kusuma Dewi :
Kita harus mensyukuri Rezeki yang telah Allah berikan kepada kita,entah itu Rezeki Kesehatan dan Keuangan, dengan begitu hidup kita akan lebih merasa tenang dan bisa menghadapi dan mengatasi cobaan yang akan datang nanti…

Evi Kusuma Dewi

Mahasiswi UNU NTB

  • Bagikan