Hari Ini Festival Bau Nyale 2022, TNI Siap Bantu Pengamanan

  • Bagikan

KLIKSAJANTB-Mulai hari ini puncak pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale. Hal itu telah di sepakati oleh para tokoh budaya dan pemerintah, bahwa event tersebut akan diselenggarakan di Pantai Seger, KEK Kuta Mandalika, pada 20-21 Februari 2022.

Mengingat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. TNI dalam hal ini siap untuk membantu pengamanan demi lancarnya pelaksanaan event.

“Kami bersama sama dengan Sat Pol PP akan mendukung polisi selama perayaan tradisi Bau Nyale (menangkap cacing laut),” kata Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letnan Kolonel Infantri I Putu Tangkas Wiratawan, di NTB, Sabtu (19/02/2022).

“Karena ini bagian dari citra pariwisata kita, maka untuk bisa memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat yang datang menikmati pelaksanaan tradisi Bau Nyale nanti, kita sebagai TNI harus siap jika sewaktu-waktu di butuhkan,” tangkasnya.

Bau nyale, sebuah tradisi masyarakat Sasak. Dalam bahasa Sasak, bau artinya menangkap dan nyale adalah cacing laut. Bau nyale merupakan aktivitas masyarakat untuk menangkap cacing laut.

Festival ini dilaksanakan setiap tanggal 20 bulan 10 dalam penanggalan tradisional Sasak (pranata mangsa) atau tepat 5 hari setelah bulan purnama. Umumnya, antara bulan Februari dan Maret setiap tahunnya.

Nyale diyakini masyarakat setempat sebagai jelmaan Putri Mandalika, anak pasangan Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting dalam hikayat kuno Sasak.

Putri Mandalika diceritakan sebagai sosok cantik yang diperebutkan oleh banyak pangeran dari berbagai kerajaan, seperti Kerajaan Johor, Lipur, Pane, Kuripan, Daha, dan Beru.Tak ingin terjadi kekacauan di kemudian hari jika ia memilih salah satu di antaranya, Putri Mandalika pun menolak semua pinangan itu dan memilih mengasingkan diri.

Akhirnya Putri Mandalika memutuskan untuk mengundang seluruh pangeran beserta rakyat di Pantai Kuta, Lombok pada tanggal 20 bulan 10, tepatnya sebelum Subuh. Seluruh undangan berduyun-duyun menuju lokasi.

Putri Mandalika yang dikawal ketat prajurit kerajaan muncul di lokasi. Kemudian dia berhenti dan berdiri pada sebuah batu di pinggir pantai. Tak lama, ia pun terjun ke dalam air laut dan menghilang tanpa jejak.

Seluruh undangan sibuk mencari, namun mereka hanya menemukan kumpulan cacing laut yang kemudian dipercayai sebagai jelmaan Putri Mandalika.

  • Bagikan