Penjual kentang goreng kaki Lima

  • Bagikan

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Kentang adalah salah satu makanan karbohidrat pengganti nasi, selain direbus kentang juga bisa di jadikan cemilan yang enak dengan cara di goreng dan dijadikan bahan jualan yang menghasilkan uang, penjual kentang goreng banyak kita temui di pinggir jalan, salah satunya di desa Midang.

Salah seorang pedagang kentang goreng itu adalah teman saya, dia bernama Lina Harini, saya dulu kerja satu toko dengannya, dia sudah menikah dan mempunyai 1 anak perempuan yang bernama Dian Askina yang baru saja berumur 2 tahun, saya dulu sangat dekat dengannya karna kami satu desa, kadang saya membantunya berjualan kentang goreng dan dikasih upah perhari. Suami Lina bernama Febrianto, dia juga berjualan kentang goreng yang jaraknya lumayan jauh dengan istrinya, Lina berjualan di Desa Midang pinggir jalan, sedangkan suami Lina berjualan di Lendang Bajur utaranya perempatan deket pasar lama pinggir jalan juga.

Lina berjualan kentang goreng hampir 2 tahun dan sudah memiliki tabungan dan motor.
Walaupun usaha kentang goreng bukan milik dia sendiri alias dia punya Bos. penghasilannya lumayan loh, Bosnya bisa kita sebut namanya Pak De, beliau adalah orang jawa asli yang menetap di lombok dan mempunyai usaha yang namanya “Stik Kentang Pak De”. Nah Lina ini bekerja dengan Pak De, semua bahan dari minyak, gas, kompor, wajan, gerobak, kentang, dll semua bahan dari Pak De, dan Lina tinggal mengupas, memotong, dan menggoreng kentang tersebut lalu di jual.

Sistem kerja lina adalah bagi hasil yang dimana lina mendapatkan 30% dari hasil dagangannya dan sisanya ke Pak De.
Sehari Lina bisa mendapatkan 700.000 per hari, dan jika dibagi Lina mendapatkan 200.000, sedangkan Pak De 500.000, bayangin kalo kalo Lina tiap hari dapet jualan 700.000 sebulan bisa dapet 6 juta, suaminya pun begitu, wah berarti penghasilan suami istri ini bisa 12 juta perhari, bisa cepet beli Tanah nih.

Jadi apapun pekerjaan kalo kita bersyukur Allah pasti akan memberikan lebih, begitulah yang saya lihat dari Lina yang selalu bekerja keras demi keluarganya. Semangat buat lina semoga dagangannya tiap hari habis terjual.

Isti Tazqiah

Mahasiswi UNU NTB

  • Bagikan